SIAPA SIH “CEU POPONG” ITU?

Nama Lengkap : Popong Otje Djundjunan  popong-otje-djundjunan

Agama           : Islam

Tempat Lahir    : Bandung

Tanggal Lahir   : Jumat, 30 Desember 1938

Warga Negara   : Indonesia


BIOGRAFI

Popong Otje Djundjunan adalah politisi Golkar yang saat ini duduk di kursi DPR RI Komisi X yang membidangi pendidikan. Sebelumnya, lulusan UPI Bandung ini pernah berkecimpung  di dunia pendidikan sebagai guru Bahasa Inggris. Popong, walaupun sudah tidak muda lagi, dikenal vokal dan bersuara lantang dalam menyampaikan pemikiran-pemikirannya.

Popong terpilih menjadi anggota DPR lewat Pemilu tahun tahun 2009 mewakili Dapil Jawa Barat I dengan perolehan suara sebanyak 25.260. Sebagai anggota Komisi X, Popong memiliki kepekaan terhadap fenomena pendidikan yang terjadi di Indonesia, salah satunya adalah masalah UN (Ujian Nasional). Menurut Popong, pemerintah sebaiknya tidak memaksakan UN menjadi satu-satunya standar kelulusan bagi siswa. Di samping melanggar putusan MA, pemaksaan UN juga akan berakibat buruk bagi kualitas pendidikan nasional.

Ia menegaskan bahwa UN bukanlah sesuatu yang buruk sepanjang dilaksanakan dalam situasi yang tepat, dimana standar pendidikan sudah baik. Standar yang dimaksud terkait kualitas guru, sarana-prasarana pendidikan di semua daerah telah setara. Pemikiran seperti Popong ini agaknya sudah mulai menjadi pertimbangan pemerintah mengingat bahwa saat ini kelulusan siswa juga dipengaruhi oleh prestasi sekolah dengan bobot 40%.

Di samping masalah UN, ibu empat anak ini tahun lalu menyoroti penggunaan istilah asing oleh para menteri dan pejabat. Menurutnya, alangkah baiknya jika pejabat eselon satu menggunakan istilah bahasa negeri sendiri ketimbang bahasa Inggris. Ketika ia ditanya mengapa harus memperhatikan hal-hal kecil semacam itu, Popong beralasan bahwa Komisi X adalah Komisi Budaya dan Peradaban sehingga sudah selayaknya orang-orang yang berada di komisi tersebut kritis terhadap hal-hal semacam itu.

Pada tahun 2010 yang lalu, Popong termasuk dalam Panja (Panitia Kerja) yang merumuskan RUU Pramuka. Panja tersebut melakukan lawatan ke beberapa negara seperti Jepang, Afrika Selatan, dan Korea Selatan. Bersama Venna Melinda dari Fraksi Demokrat, Primus Yustisio dari Fraksi PAN, dan banyak anggota lainnya, Popong melaksanakan tugasnya sebagai wakil rakyat yang bertanggung jawab atas masalah pendidikan dan kebudayaan. Lawatan ini menjadi satu dari sekian banyak program kerja komisi-komisi di DPR RI yang dinilai menghambur-hamburkan uang negara.

PENDIDIKAN
  • UPI Bandung (1982)
KARIR
  • Guru Bahasa Inggris
  • Politisi fraksi Golkar sejak 1987
  • Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Partai Golkar (2009-2014)

Ceu Popong, Mendadak Kondang Karena Palu Paripurna

019296400_1412235604-02102014-ceupopongCeu Popong dari Fraksi Partai Golkar menjadi bahan perbincangan di social media setelah memimpin sidang paripurna perdana DPR periode 2014-2019.

Liputan6.com, Jakarta – Ceu Popong mendadak kondang usai memimpin sidang paripurna pemilihan ketua dan wakil ketua DPR, Kamis 2 Oktober 2014 dini hari. Banyak yang menyanjung, banyak juga yang mengkritik. Tapi tak sedikit juga yang tertawa melihat aksi Ceu Popong memimpin sidang.

Lalu siapakah perempuan bernama lengkap Popong Otje Djundjunan itu? Ceu sendiri merupakan sebutan untuk kakak perempuan. Ia lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 30 Desember 1938. Karena lahir, besar, dan lama tinggal di Bandung, tak heran jika Ceu Popong kerap berbicara dalam bahasa Sunda.

Ketika memimpin sidang, beberapa kali Ceu Popong terdengar berkomentar dalam bahasa Sunda, salah satunya saat mencari palu sidang. “Mana paluna, euweuh? (Di mana palunya? tak ada),” katanya.

Lulus dari SMA Negeri 5 Bandung, Ceu Popong kuliah di IKIP Bandung yang kini bernama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Aktif berpolitik mengantarkan Ceu Popong menjadi anggota DPR pada 1987 dari Partai Golkar. Politisi partai beringin ini sudah lima kali menjadi anggota dewan. Pada periode 2009-2014 dia duduk di Komisi X  Fraksi Golkar.

Tak hanya dia yang aktif berpolitik, suaminya, R. Otje Djundjunan, juga berpolitik. Otje tercatat menjadi walikota Bandung pada 1971-1976.

Selain menjadi politisi, di tanah kelahirannya Ceu Popong juga dikenal sebagai pengusaha. Dia pernah menjadi komisaris Aston Tropicana Hotel dan pembina High School di Rajawali Hospital. Di laman Facebook-nya, Ceu Popong juga menulis pekerjaan sebagai komisaris di PT Indonesia Musik Televisi (IMTV).

Tak melulu berpolitik, ibu 4 anak ini juga aktif di berganisasi baik di bidang sosial, pendidikan, dan budaya. Ibu empat anak ini mengaku sudah aktif berorganisasi sejak duduk di bangku sekolah dasar. Tak heran jika ia sudah mengikuti 62 organisasi. Ceu Popong juga terkenal dengan kiprahnya memperjuangkan emansipasi wanita.

Pada Kamis 17 Maret 2011, Ceu Popong dianugerahi gelar doktor honoris causa oleh UPI atas jasanya dalam menanamkan budaya Sunda dalam kehidupan bermasyarakat.

Kini di usianya yang senja, Ceu Popong masih aktif berpolitik. Dia merupakan anggota tertua DPR periode 2014-2019. Karena senioritasnya inilah, Popong didaulat memimpin sidang pelantikan dan pemilihan pimpinan DPR periode 2014-2019, bersama anggota DPR termuda dari Partai Gerindra, Ade Rezki Pratama.

Di laman Facebook-nya, Ceu Popong meraih banyak pujian atas aksinya memimpin sidang perdana DPR periode 2014-2019 pada Kamis 1 Oktober 2014 kemarin.

“salout buat nenek/ibu gw popong itje djundjunan…..,” tulis Ryono Prakasha.

Seorang lainnya bernama Sujana Dekam Rahayu menulis, “thebest salut ibu Popong Otje Djundjunan harusnya jd Presiden RI.” (Yus)

Sumber:

  1. http://profil.merdeka.com/indonesia/p/popong-otje-djundjunan/
  2. http://indonesia-baru.liputan6.com/read/2113513/ceu-popong-mendadak-kondang-gara-gara-palu-paripurna
Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: